Para puluhan narasumber menyampaikan singkat prediksi peningkatan sektor segala industri 2017, di Hotel Pacific Place Jakarta, Kamis (8/12). Foto: Rumah123/Ade Miranti Puluhan narasumber menyampaikan prediksi peningkatan sektor segala industri pada 2017, di Hotel Pacific Place Jakarta, Kamis (8/12). Foto: Rumah123/Ade Miranti

Pada era teknologi saat ini, masyarakat tak asing lagi bertransaksi online. Kepraktisan, itulah pastinya yang jadi alasan utamanya.

Bertransaksi online memang lebih efisien dan tidak memakan waktu, serta bisa diakses di mana saja dan kapan saja. Termasuk transaksi online jual-beli properti.

Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung, mengatakan pada acara Industry Outlook garapan Markplus di Hotel Pacific Place Jakarta, beberapa waktu lalu, transaksi jual-beli properti secara online akan meningkat pada 2017.

Baca juga: Demi Mudahkan Pelanggan, Informa Luncurkan Aplikasi Online

"Tahun ini e-commerce kami 50 sampai 60 persen. Tahun depan, bisa naik sekitar 70 persen," ucapnya.

Disebutkannya lagi, pada 2014-2015 transaksi properti berada pada level 50 persen. Namun 2020, transaksi properti ia prediksi bisa menyentuh pada angka yang signifikan. Transaksi properti di rumah123.com  tahun ini berada pada angka Rp702 triliun.

"Saya menyadari semua industri harus go digital. Dan transaksi digital 2020 bisa mencapai Rp1.500 triliun," katanya memprediksi.

Baca juga: Mendaftar Beli Rumah di Citra Maja, Cukup via Online!

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi secara global akan naik 3,4 persen dibanding tahun ini yang menyentuh 3,1 persen. Pengajuan kredit segala sektor pun termasuk properti, menurut perwakilan dari Perbanas, akan meningkat 11-12 persen. Ditambah pula transaksi amnesti pajak yang meningkat ke depannya sebanyak 13-15 persen. (Wit)

 
Bagikan: 1289 kali