OK

7 Kerajaan Tertua di Indonesia Bercorak Hindu Budha Terlengkap Beserta Urutannya

10 Nopember 2022 · 4 min read · by Reyhan Apriathama

candi prambanan

Jadi pelajaran penting, yuk cari tahu kerajaan tertua di Indonesia bercorak Hindu Buddha terbesar beserta urutannya di sini selengkapnya.

Keberadaan kerajaan di Indonesia sangat dipengaruhi oleh masuknya agama Hindu dan Buddha.

Hal yang penting pada masa periode kerajaan Hindu Buddha menjadi sangat mempengaruhi perjalanan religi di Indonesia yang dipengaruhi bangsa lainnya.

Perkembangan agama Hindu Buddha juga sudah lama, bahkan sejak 130 masehi.

Dalam sejarah, kerajaan tertua di Indonesia sangat dipengaruhi kedua agama tersebut sebelum munculnya kerajaan Islam.

Berdasarkan runtut sejarah, apa saja daftar kerajaan tertua di Indonesia berdasarkan urutannya? Simak pembahasannya bersama-sama!

Kompilasi Kerajaan Tertua di Indonesia bercorak Hindu Budha 

Ada beberapa daftar kerajaan tertua bercorak Hindu Budha beserta urutan sejarahnya secara lengkap berikut ini: 

1. Kerajaan Kutai (400 – 1635 Masehi) 

Kerajaan Kutai

Sumber: Sinergipapers.com

Kerajaan Kutai menjadi kerajaan tertua di Indonesia di hulu Sungai Mahakam sejak abad ke-5 masehi.

Adapun, kerajaan ini didirikan oleh Kudungga yang merangkap sebagai raja pertama.

Terdapat tujuh batu tulis (Yupa) yang dibuat dalam bahasa Sansekerta dan huruf Pallawa.

Dalam kehidupan sosial, kerajaan ini ditandai kasta masyarakat mulai dari Brahmana hingga Ksatria yang dipengaruhi agama Hindu.

Hal ini dibuktikan Raja Mulawarman dan para Brahmana yang membangun tempat suci untuk menghormati dewa agama Hindu.

2. Kerajaan Tarumanegara (358 – 669 Masehi) 

Kerajaan Tarumanegara tertua di Indonesia

Sumber: perpustakaan.id

Berdasarkan catatan prasasti peninggalan, Kerajaan Tarumanegara didirikan pada 358 Masehi oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman yang menjadi raja pertama di Bogor, Jawa Barat.

Kerajaan ini dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu India, yang memiliki 7 prasasti dan tersebar di beberapa daerah.

Menurut prasasti Ciaruteun, raja Purnawarman memeluk agama Hindu dan  menyembah Dewa Wisnu yang berkuasa di Jakarta, Bogor, dan Cirebon.

3. Kerajaan Ho-Ling/Kalingga (594 – 782 Masehi)

Kerajaan Kalingga Ho Ling

Sumber: Indonesia.go.id

Kerajaan H0-ling (Kalingga) berada di Jawa Tengah yang menjadi utusan Tiongkok ke kerajaan ini pada 647 M dan 666 M.

Adanya kerajaan ini juga berdasarkan pendeta Buddha bernama I Tsing.

Pendeta tersebut menyebutkan Hwining pernah datang pada 664 Masehi.

Dia menerjemahkan kitab Buddha dari bahasa Sansekerta ke bahasa Cina.

Kerajaan Holing diperintah Ratu Sima yakni seorang perempuan yang adil dan bijaksana.

Masyarakat adat di kerajaan ini menjual emas, perak, dan cula badak.

4. Kerajaan Melayu (671 – 1375 Masehi) 

Kerajaan-Melayu Peninggalan Sejarah

Sumber: Voi.co.id

Letak kerajaan Melayu berada di Jambi atau sepanjang Sungai Batanghari.

Kerajaan Melayu dijelaskan dalam kitab Pararaton dan Negarakertagama abad ke-13.

Kitab tersebut menjelaskan Kertanegara sebagai Raja Singasari melakukan ekspedisi Pamalayu untuk menghadang Kerajaan Mongol yang berencana menguasai Asia Tenggara.

Raja Singasari menghadiahkan Archa Buddha, Amoghapasa ke Melayu.

5. Kerajaan Sriwijaya (671 – 1375 Masehi) 

Kerajaan Sriwijaya

Sumber: Seruni.id

Berdiri sekitar abad ke-7 sampai ke abad 15, Kerajaan Sriwijaya memiliki kekuasaan tinggi di Laut Cina Selatan dan Selat Malaka.

Penemuan kerajaan tertua ini juga didasari oleh Prasasti Kedukan Bukit (683 M), Prasasti Talang Tuo (684 M), Prasati Kota Kapur (686 M), Prasati Siddhayatra, Prasasti Telaga Batu (683 M), dan Prasasti Karang Berahi.

Raja Balaputradewa membuat Sriwijaya berkembang pesat.

Kerajaan ini memperluas wilayah kekuasaan untuk perdagangan.

Selanjutnya, Kerajaan Sriwijaya juga menjalin diplomatik dengan Kerajaan Cola di India dan Kerajaan Cina di utara.

Tak hanya pendidikan, Sriwijaya juga menjadi pusat pendidikan Buddha di Asia Tenggara.

6. Kerajaan Mataram Kuno 

Mataram Kuno

Sumber: Goodnewsfromindonesia.co.id

Salah satu kerajaan tertua ini berdiri dari abad ke-8 hingga 11 Masehi yang berada di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Terdapat beberapa prasati, mulai dari Canggal, Kalasan, Balitung, dan Klurak.

Kerajaan Mataram diperintah dua dinasti yakni Wangsa Sanjaya bercorak Hindu, dan Syailendra bercorak Buddha.

Wangsa Sanjaya berkuasa di Jawa Tengah bagian Utara, sementara Syailendra berkuasa di wilayah Selatan.

7. Kerajaan Kediri (1045 – 1222 Masehi) 

Kerajaan Kediri Foto

Sumber: sejarahindonesiadahulu.blogspot.com

Kerajaan Kediri juga memiliki sejarah kuat dengan kumpulan Prasasti seperti Sirah Keting (1104 M), Padlegan (117 M), Hantang (1135 M), Jaring (1181 M) dan Kamulan (1194 M).

Selain itu, ada beberapa raja yang berkuasa di Kerajaan Kediri mulai dari Jayawara (1104 M), Jayabaya (1135 M), Sarweswara (1161 M), Aryaswara (1169 M – 1171 M), Ganara (1182 M), Kameswara (1182-1185 M), dan Kertajaya (1190 M – 1222 M),

Dalam sejarah Kerajaan Kediri, Raja Jayabaya dikenal sebagai raya yang besar karena menyatukan Kerajaan Jenggala dan Kediri yang dikenal sebagai ahli ramah.

Keruntuhan Kerajaan Kediri terjadi pada 1222 M akibat kalah perang, karena Ken Arok berhasil mengalahkan kerajaan ini.

***

Itulah beberapa referensi daftar kerajaan tertua di Indonesia bercorak Hindu Budha terlengkap.

Temukan berbagai inspirasi menarik gaya hidup hanya di artikel.rumah123.com.

Ikuti Google News Rumah123 di sini!

Pilih hunian idamanmu di portal Rumah123.com yang pastinya #AdaBuatKamu!

Jadikan Jakarta Garden City sebagai hunian idamanmu di sini!


Tag: ,


Reyhan Apriathama
Reyhan Apriathama

Seorang mas-mas penulis Rumah123.com yang suka otomotif, sepak bola, gadget, dan musik-musik lawas.