tapera sudah punya rumah

Nantinya, para pekerja diwajibkan untuk memiliki Tapera. Namun, apa keuntungannya bagi mereka yang sudah memiliki rumah sendiri? 

Peraturan mengenai Tapera (Tabungan Perumahan Rakyat) sudah ditetapkan oleh pemerintah pada Mei 2020. 

Nantinya, penghasilan para pekerja akan dipotong setiap bulannya untuk Tapera dan dananya dikelola oleh Badan Pengelola Tapera. 

Peserta Tapera terdiri pekerja swasta, pekerja informal, pegawai negeri sipil (PNS), dan juga aparatur sipil negara (ASN). 

Termasuk juga anggota TNI, Polri, dan pegawai badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD). 

Pemerintah membentuk Tapera untuk memudahkan masyarakat untuk memiliki rumah yang layak. 

Para pekerja memang diwajibkan memiliki Tapera, seperti halnya mempunyai BPJS Ketenagakerjaan. 

Setiap bulan, para peserta membayar iuran sebesar 3% dari pendapatan dengan perhitungan 2,5% oleh peserta dan sisanya 0,5% oleh pemberi kerja. 

Lantas kalau ada peserta yang sudah memiliki rumah, apa manfaatnya mengikuti dan memiliki Tapera? 

Tiga Jenis Manfaat Tapera 

Badan Pengelola Tapera membagi tiga mengenai jenis pemanfaatan tabungan perumahan tersebut. 

Situs berita online Detik.com melansir pernyataan Deputi Bidang Hukum & Administrasi BP Tapera Nostra Tarigan.

1. Membeli Rumah 

Peserta Tapera bisa membeli rumah dengan catatan sama sekali belum mempunyai aset tersebut. 

Nostra menjelaskan nantinya program Tapera seperti FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 

Perusahaan pengembang membangun rumah, peserta membeli rumah dan berhubungan dengan bank. 

Lantas pihak perbankan akan menjalin hubungan dengan BP Tapera. Nantinya, skema seperti ini. 

Laman berita online CNBCIndonesia.com melansir pernyataan Komisioner BP Tapera Adi Setianto. 

Adi menyatakan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang ditawarkan oleh Tapera hanya sebesar 5%.

Suku bunga ini tentunya lebih rendah jika dibandingkan dengan rata-rata suku bunga KPR yang ditawarkan oleh bank. 

Biasanya, rata-rata suku bunga KPR yang ditawarkan oleh bank memang tinggi, bisa mencapai dua digit atau di atas 10%. 

2. Merenovasi Rumah 

Bagi yang sudah memiliki rumah, masih bisa menikmati manfaat lainnya yaitu melakukan renovasi rumah. 

Nostra menyatakan dana Tapera dapat digunakan untuk memperbaiki rumah peserta yang rusak. 

Setelah sekian lama, pastinya rumah akan mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan secara berkala. 

3. Membangun Rumah 

Manfaat lainnya bagi peserta Tapera yang sudah memiliki rumah adalah dana bisa dialihkan membangun rumah. 

Jika ada peserta yang mempunyai aset berupa tanah kosong, maka dia bisa memanfaatkan dana Tapera untuk membiayai pembangunan rumah. 

Dana Tapera bisa digunakan untuk membangun rumah di atas tanah yang berstatus milik sendiri. 

Bagi para peserta yang ingin memperoleh manfaat Tapera, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan. 

Ada urutan prioritas seperti dilihat seberapa lama kepesertaan, kepatuhan membayar simpanan, dan seberapa mendesak keperluan peserta. 

Renovasi rumah dan membangun rumah ini menjadi dua manfaat Tapera bagi peserta yang sudah memiliki rumah sendiri. 

Manfaat Lain dari Tapera 

Nostra melanjutkan lantaran sistem Tapera merupakan tabungan maka nantinya uang dipastikan akan kembali ke peserta. 

Bagi yang sudah memiliki rumah, peserta bisa saja mendiamkan saja uangnya dan diambil sebagai uang pensiun pada usia 58 tahun. 

Atau ketika peserta telah pensiun, Tapera ini bisa diambil. Jumlah tabungan akan bertambah berkat hasil pemupukan. 

BP Tapera akan melakukan pemupukan atau pengembangan dana Tapera ke dalam instrumen investasi. 

Pengelola akan menunjuk manajer investasi agar jumlah dana Tapera terus berkembang dan menguntungkan peserta. 

Sistem dari Tapera ini adalah gotong royong, saling tolong menolong. Peserta yang sudah memiliki rumah harus tetap membayar iuran. 

Untuk menyediakan dana murah bersifat jangka panjang untuk perumahan memang tidak mudah.

Baca juga: 7 Fakta Soal Tapera yang Perlu Kamu Ketahui

Bagikan:
7636 kali