memilih rumah kontrakan

Tidak perlu pusing saat mencari hunian sewa, Rumah123.com akan menjelaskan tips memilih rumah kontrakan agar tidak salah pilih. 

Kamu baru menikah, baru dipindahkan ke kota lain, belum bisa membeli rumah sendiri, atau sedang kuliah pasca sarjana? 

Jika kamu dalam kondisi seperti ini, pastinya kamu memilih untuk mengontrak rumah dibandingkan membeli. 

Apalagi kalau kamu baru saja mutasi pindah ke kantor cabang atau sedang tugas belajar di kota lain. 

Mau tidak mau, kamu harus mencari rumah kontrakan atau rumah sewaan yang tentunya tidak mudah. 

Kalau kamu masih lajang tentu hal ini mudah karena kamu hanya perlu mencari kamar kos, masalah pun selesai. 

Namun, lain halnya ketika membawa pasangan dan juga anak-anak sehingga membutuhkan hunian lebih besar.

Tentunya kamu harus mencari rumah kontrakan. Hal yang bisa jadi tidak mudah kalau kamu tidak menguasai area tersebut. 

Situs properti Rumah123.com akan menjelaskan mengenai tips memilih rumah kontrakan secara mudah. 

memilih rumah kontrakan

Tips Memilih Rumah Kontrakan 

1. Mencari Melalui Berbagai Cara Termasuk Melalui Online 

Saat mencari rumah kontrakan, kamu bisa menggunakan berbagai cara mulai dari online hingga offline

Kamu bisa memanfaatkan pencarian online melalui marketplace atau situs properti seperti Rumah123.com

Atau cara offline alias cara tradisional seperti bertanya langsung kepada teman, tetangga, atau saudara juga tidak kalah ampuh. 

Jika kamu tidak pernah ke kota lain seperti Medan atau Surabaya, siapa tahu ada saudara yang pernah bertugas di sana dan bisa memberikan gambaran. 

2. Melakukan Survei Langsung 

Sebaiknya, kamu memang melakukan survei langsung ke lokasi rumah kontrakan yang dituju untuk mengetahui kondisi secara keseluruhan. 

Tidak ada yang lebih tepat kecuali melihatnya sendiri. Biasanya feeling kamu bisa mengatakan rumah ini cocok atau tidak. 

3. Mengecek Lokasi Rumah Pada Siang Hari dan Malam Hari 

Saat melihat lokasi rumah, tentunya kamu bisa melihat rumah ini beserta lingkungan sekitarnya dengan seksama. 

Ada baiknya, kamu mengecek rumah pada siang hari dan juga malam hari untuk membandingkan suasana. 

By the way, kalau kamu tinggal dalam jangka waktu lama, kamu harus melakukannya apalagi ini terkait kenyamanan tidur di malam hari. 

4. Bertanya Kepada Tetangga Sekitar 

Jika kamu sudah berada di lokasi rumah, coba untuk bertemu dengan tetangga sekitar dan mengajaknya mengobrol. 

Kamu bisa mendapatkan insight mengenai rumah dan lingkungan sekitar secara obyektif dari tetangga.

5. Memastikan Rumah Sesuai Kebutuhan 

Saat kamu melihat kondisi rumah, kamu juga bisa memperkirakan apakah rumah sesuai dengan kebutuhan. 

Jumlah kamar sesuai dengan anggota keluarga, fasilitas carport atau garasi tersedia, atau lainnya. 

6. Memastikan Harga Sewa Rumah Sesuai dengan Fasilitas 

Kalau tidak melihat kondisi rumah, kamu tidak bisa mengkalkulasikan apakah harga sewa rumah sesuai dengan fasilitas. 

Awalnya, mungkin kamu merasa harga sewa rumah terlalu mahal, namun ketika melihat fasilitas yang ada di rumah ternyata lengkap. 

7. Bernegosiasi Mengenai Jangka Waktu Mengontrak 

Biasanya kalau mengontrak rumah memang tahunan, meski ada juga yang per enam bulan atau bulanan. 

Jika pemilik rumah mematok jangka waktu tahunan, sementara kamu akan tinggal enam bulan, lakukan negosiasi jangka waktu mengontrak. 

8. Menyiapkan Dana untuk Kontrak Rumah

Setelah memilih rumah kontrakan, pastikan kamu telah menyiapkan dana untuk kontrak rumah sesuai kebutuhan. 

Jangan sampai dana kontrak rumah ini mengganggu keuangan kamu secara keseluruhan. Atur kembali keuangan kamu. 

9. Melihat Kondisi dan Fasilitas Rumah 

Ketika memilih rumah kontrakan, jangan lupa untuk melihat kondisi rumah, apakah dalam kondisi baik atau perbaikan. 

Selama rumah dalam kondisi baik, kamu tidak perlu melakukan perbaikan termasuk mengganti cat apalagi kamu hanya tinggal sementara. 

Cek juga apakah fasilitas rumah seperti air, listrik, dan telepon dalam kondisi baik sehingga kamu bisa tinggal nyaman. 

10. Mengecek Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial di Sekitar Rumah 

Kalau kamu tinggal bersama keluarga, tentunya anak-anak akan pindah sekolah. Cek seberapa dekat lokasi rumah dengan sekolah. 

Cek juga jarak rumah ke taman, minimarket, pasar, pusat perbelanjaan, rumah sakit, bandara, stasiun, museum, dan lainnya. 

11. Melihat Kondisi Keamanan Sekitar Rumah 

Kamu harus melihat keamanan di sekitar rumah, apakah cukup ramai atau sepi? Jika sepi, apakah aman?

Apalagi kalau lokasi rumah bukan berada di kompleks perumahan sehingga kamu harus melakukan antisipasi. 

12. Mengecek Akses Transportasi 

Mungkin lokasi rumah kontrakan berada di pinggiran kota atau mungkin malah tengah kota, kamu harus tetap mengecek akses transportasi. 

Jika kamu tidak ingin menggunakan mobil atau motor, kamu bisa menggunakan apa? Bus, kereta, ojek online, atau lainnya? 

13. Membaca Perjanjian Kontrak Rumah 

Kalau pemilik rumah memberikan perjanjian kontrak, baca terlebih dulu dan jangan lupa untuk menanyakan hak dan kewajiban. 

Apakah rumah boleh dicat ulang? Siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan rumah? Hal ini harus jelas sejak awal. 

14. Mempersiapkan Perabot Rumah Kontrak 

Tidak semua rumah dikontrakkan secara full furnished kecuali rumah mewah yang mahal harga sewanya. 

Biasanya penyewa membawa sendiri perabot rumah tangga. Kamu harus memperhitungkan saat harus pindah lagi. 

Apakah kamu harus membeli banyak perabot atau malah seadanya karena nantinya akan pindah rumah lagi.

Baca juga: Tips Sewa: 4 Cara Menyewakan Apartemen

Bagikan:
1763 kali