Dinding gypsum Sumber : Shutterstock

Dinding gypsum merupakan salah satu material bangunan yang harus kamu perhatikan, terlebih jenis dinding tersebut akan sangat berpengaruh terhadap komposisi rumah.

Tak hanya mengutamakan aspek fungsional, dinding gypsum tersebut juga mempunyai kualitas tinggi sekalipun tersedia dalam berbagai motif dan ukiran yang amat menarik.

Plafon dinding gypsum umumnya terbuat dari bahan sedimen batuan yang kokoh namun mudah diolah dan dimanipulasi sesuai keinginan dan kebutuhan. 

Selain sebagai plafon rumah, ternyata papan gypsum juga dapat digunakan sebagai bahan pelapis untuk dinding interior rumah. 

Jika dahulu umumnya dinding rumah diplester, kini melapisi dinding dengan papan gipsum lebih efisien dan praktis.

Lantas, seperti apa keunggulan dan kelemahan penggunaan material untuk dinding rumah ini? Simak pembahasannya bersama-sama!

Keunggulan pemasangan dinding gypsum 

Perlu kamu ketahui bersama, ada beberapa keunggulan pemasangan gypsum dinding sebagai berikut.

1. Proses pemasangan mudah 

Pasang plafon gypsum Sumber : Google

Untuk diketahui, proses pemasangan papan gypsum interior tergolong mudah dirancang dengan baik pada sisi interior.

Tak hanya mudah, proses pengerjaannya pun relatif cepat sekalipun cukup siapkan rangka dinding, lalu papan gipsum bisa langsung ditempel. 

Apabila pemasangan melibatkan dinding beton, maka semen dan batu batanya terlebih dahulu harus disiapkan, namun pembuatannya memakan sedikit waktu.

2.  Mudah Diperbaiki

Perbaikan plafon Sumber : Pinterest

Selain prosesnya mudah, dinding gypsum juga tergolong sangat mudah diperbaiki.

Pasalnya, apabila gypsum mengalami kerusakan seperti berlubang atau lecet, cukup mendempul atau memotong bagian yang rusak itu, lalu menempelkannya kembali ke bagian yang baru.

3.  Lebih Ringan

Mudah dipasang Sumber : Google

Dibandingkan dengan dinding beton, bobot dinding papan gypsum cenderung jauh lebih ringan, terlebih dapat dibentuk dengan baik.

Hal tersebut menjadi keunggulan penggunaan papan gipsum, karena akan membuat penghuni rumah menjadi aman terutama ketika terjadi gempa.

4.  Ramah Lingkungan

Gypsum ramah lingkungan Sumber : Google

Papan gipsum terbilang ramah lingkungan, karena jika bahan material ini sudah tidak terpakai lagi, maka gipsum tidak akan mencemari tanah. 

Sebab, gypsum nantinya akan langsung melebur dalam tanah. Bahan materialnya juga bisa menghemat penggunaan energi pada rumah.

Contohnya jika ruangan rumah Anda ber-AC, gypsum lebih mudah membuat ruangan menjadi dingin karena sifat materialnya yang tidak menyerap hawa dingin.

5.  Lebih Hemat

hemat-biaya Sumber : Google

Selain pemasangannya mudah, penggunaan material gypsum kamu pun bisa meminimalisir biaya pengeluaran ketika membangun rumah.

Pasalnya, dinding gypsum tergolong ringan sehingga tidak mengharuskan kamu untuk membuat pondasi rumah yang kuat. 

Selain itu, kamu bisa memasang sendiri gypsum untuk dinding, sehingga tak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk tukang bangunan.

6.  Tersedia dalam berbagai motif 

Motif gypsum Sumber : Google

Tak hanya mengutamakan aspek fungsional, dinding gypsum juga memperhatikan unsur estetika yang sangat baik.

Sebab, dinding gypsum terdiri atas berbagai motif mulai aksen polos dengan tekstur warna-warna netral hingga bermotif unik dan terlihat mewah.

Selain itu, kamu juga bisa memilih jenis dinding gypsum sesuai permintaan maupun kebutuhan untuk hunian. 

7.  Tidak Menyerap Panas 

Plafon bertingkat Sumber : Pinterest

Bahan gypsum terdiri atas berbagai jenis, salah satunya dapat mengurangi panas sehingga sangat cocok dijadikan pendingin ruang.

Ini disebabkan karena gypsum dilengkapi oleh bahan material yang mampu memantulkan energi dan sinar matahari.

Bisa dikatakan, suhu rendah dan sejuk akan mampu tinggal lebih lama di dalam ruangan, sehingga dapat membuat ruangan lebih nyaman.

8.  Mudah didapat

Toko bangunan Sumber : Google

Kemudahan lain bukan hanya proses pemasangannya saja, melainkan juga ketersediaan gypsum  di pasaran.

Sebab, kamu pun tak perlu khawatir jika kesulitan untuk mencari bahan material dinding gypsum di toko material, sekalipun harganya masih amat terjangkau.

Sebagai contoh, harga gypsum termurah bisa diperoleh mulai Rp45 ribu sampai dengan Rp90 ribu per lembar.

9.  Dapat dirancang secara melengkung

Gypsum curved Sumber : Pinterest

Untuk diketahui, penggunaan gypsum juga tergolong lebih fleksibel dalam merancang visual yang lebih baik.

Pasalnya, gypsum tersebut bisa diaplikasikan dalam bidang yang bersifat melengkung.

Saat ini, banyak produsen gypsum yang sudah memproduksi papan lengkung sesuai kebutuhan tata ruang.

Kelemahan penggunaan gypsum dinding 

Meski memiliki banyak keunggulan, namun ada beberapa kelemahan dinding gypsum yang perlu kamu ketahui sebagai berikut : 

10.  Tidak semua dinding gypsum tahan air 

Gypsum bocor Sumber : Google

Meski berkualitas tinggi dan tahan terhadap api maupun rayap, ternyata dinding gypsum tidak semuanya memiliki kemampuan menahan air

Oleh sebab itu, tak ada salahnya jika kamu memilih dinding gypsum yang sudah tersertifikasi oleh water resistance.

Selain solusi tersebut, langkah lain yang bisa kamu lakukan adalah memilih gypsum yang ditujukan untuk kebutuhan kamar mandi.

11.  Perlu perawatan secara berkala

mengecat plafon Sumber : Pinterest

Punya durabilitas tinggi tak membuat gypsum dinding dibiarkan saja menua dan berumur sampai rusak, justru harus dirawat secara berkala.

Tak perlu khawatir, sebab perawatan gypsum dalam hal ini masih tergolong cukup sederhana sekalipun mudah untuk dirawat.

Kamu pun bisa membersihkannya secara berkala baik dari segi pengecatan maupun perbaikan objek yang rusak.

12.  Rentan terhadap benturan

Plafon rusak Sumber : Pinterest

Risiko lain yang harus diperhatikan secara mendalam ada pada kelemahannya terhadap benturan.

Pasalnya,  gypsum cenderung rentan terhadap benturan, khususnya pada barang-barang pecah belah, sekalipun apabila terjadi hujan es.

Bukan tak mungkin benturan kecil yang nyaring bisa memunculkan kerusakan yang cukup parah.

13.  Tampilan mudah kusam

Plafon kusam Sumber : Pinterest

Apabila gypsum sering terkena air hujan maupun cipratan air maka pastinya akan cenderung mudah kusam.

Supaya tidak mudah kusam oleh cuaca, ada baiknya gypsum tidak dipasang pada lokasi yang lembap maupun terkena air.

14.  Jamur menempel pada gypsum dinding

Dinding gypsum Sumber : Pinterest

Faktor cuaca lainnya yang cukup berpengaruh terhadap gypsum merujuk pada jamur yang menempel pada dinding.

Terkait dengan hal ini, ada baiknya jika kamu selalu rutin membersihkan langit maupun permukaan dinding secara detail.

Tebal gypsum untuk dinding yang perlu kamu ketahui

Untuk meningkatkan kenyamanan rumah, ada beberapa referensi dalam mengetahui tebal gypsum untuk dinding sesuai kebutuhan tata ruang secara fisik yang ideal.

Adapun, sebelum mengetahui ketebalan gypsum untuk dinding rumah dengan baik pastikan sudah berstandar SNI dengan kualitas yang terjamin.

Kamu pun bisa memilih tebal gypsum untuk dinding sebagai berikut: 

1. Ketebalan gypsum terdiri dari 6,4 mm, 8,0 mm, 9,5 mm, 12,7 mm, 15,9 mm, 25 mm dengan toleransi ketebalan kurang lebih 0,8 mm.

2.  Tepi papan memiliki tebal 6,4 mm, 8,0 mm, 9,5 mm, 12,7 mm, 15,9 mm, 25 mm yang berbentuk siku, menceruk, menonjol, bulat dan runcing. 

3.  Lebar gypsum hingga 1220 mm.

4. Papan gypsum dengan lebar 1370 mm memiliki toleransi sampai dengan 2,4 mm.

5. Pengerjaan finishing dan penampakan permukaan harus berukuran tepat dan bebas dari cacat. 

Tepi dan ujungnya harus lurus, dengan sudut menyiku, dengan toleransi 3,2 mm pada lebar total papan tersebut.

Itulah beberapa referensi yang perlu kamu ketahui mengenai keunggulan dan kelemahan penggunaan dinding gypsum, termasuk mengukur ketebalan idealnya. 

Temukan referensi menarik seputar tips bangun rumah selengkapnya di Rumah123

"Dapatkan apartemen idaman dengan lokasi strategis bersama The Golden Stone at Serpong selengkapnya."

Bagikan:
19418 kali