peralatan usaha laundry kiloan

Ingin menambah penghasilan? Bikin usaha laundry saja. Rumah123.com akan menguraikan peralatan usaha laundry kiloan yang harus dimiliki. 

Banyak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bisa dimulai dari rumah, salah satunya usaha laundry kiloan. 

Okelah, kamu melihat ada dua tiga usaha serupa di dekat rumah kamu. Namun, pernahkah kamu melakukan riset kecil?

Lakukan uji pasar dengan mencuci pakaian di sejumlah laundry terdekat di rumah kamu. Hitung berapa hari bisa selesai. 

Tes pasar ini dilaksanakan dengan menggunakan paket reguler alias berapa lama pakaian selesai dicuci dan disetrika?

Kalau pakaian kamu baru selesai setelah dua tiga hari atau bahkan lebih, berarti kapasitas kebutuhan laundry cukup tinggi. 

Tetapi, jika sebaliknya. Pakaian kamu bisa selesai besok, maka persaingan bisnis ini masih didominasi oleh laundry yang membuka usaha lebih awal. 

Tidak perlu ragu saat membuka usaha laundry kiloan lantaran semakin banyak orang yang tidak sempat untuk mencuci atau menyetrika pakaian. 

Jasa asisten rumah tangga semakin sulit didapatkan. Kalau menggunakan jasa tukang cuci yang datang ke rumah bisa lebih boros. 

Coba hitung berapa pengeluaran untuk deterjen, air, listrik, pewangi dan pelembut pakaian? Bisa jadi lebih besar dibandingkan ke laundry. 

Lantaran itu juga banyak orang yang memilih untuk menggunakan laundry dibandingkan jasa tukang cuci lantaran lebih hemat. 

Nah, bisnis laundry masih tetap menjanjikan terutama di kawasan yang memiliki penduduk padat seperti Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). 

Situs properti Rumah123.com akan menjelaskan sejumlah peralatan usaha laundry kiloan yang harus dimiliki. 

peralatan usaha laundry kiloan

Peralatan Usaha Laundry Kiloan 

1. Mesin Cuci 

Peralatan ini adalah salah satu senjata utama untuk memulai bisnis laundry kiloan. Kamu harus memiliki minimal dua mesin cuci. 

Ada banyak pilihan mesin cuci seperti bukaan atas atau bukaan depan, satu tabung atau dua tabung. 

Pilihlah kapasitas mesin cuci berukuran besar, hemat listrik, dan hemat air agar bisa mencuci sekaligus. 

2. Pengering Pakaian

Setiap mesin cuci pasti dilengkapi dengan mesin pengering, namun kamu harus tetap memiliki mesin pengering sendiri. 

Mesin pengering biasanya didesain mengeringkan pakaian sehingga bisa langsung disetrika langsung. 

3. Peralatan Menyetrika (Setrika Uap, Papan Setrika, Penyemprot Pewangi Pakaian)

Lengkapi juga peralatan berupa setrika uap, papan setrika, dan juga penyemprot pewangi pakaian. 

Setrika uap lebih cepat dalam proses menyetrika dibandingkan setrika listrik, namun setrika listrik juga harus juga dimiliki. 

Papan setrika digunakan untuk mempermudah menyetrika. Sementara penyemprot pewangi pakaian harus mempunyai berbagai varian pewangi. 

Konsumen bisa memilih pewangi apa yang akan disemprotkan ke pakaian mereka. Ini menjadi nilai tambah. 

4. Timbangan Digital 

Sebenarnya, timbangan biasa juga dapat digunakan untuk menghitung berapa banyak pakaian yang dibawa konsumen. 

Namun, timbangan digital akan mempermudah jumlah kilogram dan juga penghitungan biaya laundry. 

5. Keranjang Pakaian 

Jumlah keranjang pakaian yang dimiliki harus banyak, kalau bisa lebih dari satu lusin untuk mempermudah kerja. 

Saat mencuci, pastinya kamu akan memisahkan pakaian dari setiap konsumen agar tidak tercampur. 

Dalam waktu bersamaan, kamu bisa menggunakan semua mesin cuci dan mesin pengering sekaligus. 

Jadi jangan sampai ada pakaian konsumen yang tertukar, luntur, rusak, atau lainnya. Hindari hal tersebut ya.

6. Alat Tagging 

Peralatan sederhana ini membantu kamu untuk memisahkan dan memilah pakaian para konsumen. 

Bisa jadi ada konsumen yang mencuci pakaian dalam jumlah banyak, misalnya tiga plastik besar. 

Dengan alat ini, kamu bisa memberikan tanda kalau satu konsumen memiliki pakaian yang banyak. 

7. Lemari Penyimpanan 

Pakaian dari konsumen yang datang belum tentu bisa langsung dicuci dan harus disimpan di lemari terlebih dahulu. 

Begitu juga dengan pakaian yang telah selesai dicuci dan disetrika, belum tentu konsumen langsung mengambilnya. 

Kamu memerlukan lemari penyimpanan untuk menaruh pakaian yang sudah selesai atau juga yang baru datang. 

8. Meja dan Peralatan Tulis 

Kalau bisa, ada meja dan peralatan tulis untuk mencatat pakaian dari konsumen yang masuk dan sudah diambil. 

Jadi kamu tahu kalau ada berapa pakaian yang harus dicuci, berapa pakaian yang telah selesai, dan lainnya. 

Ada baiknya semua pesanan atau apapun itu tercatat baik menggunakan buku catatan, laptop, atau komputer. 

9. Mesin Kasir 

Tidak ada salahnya memiliki mesin kasir agar pembukuan lebih terperinci dan tercatat secara  baik.

Hal yang sering diabaikan oleh mereka yang memulai bisnis agar mengabaikan pengaturan keuangan. 

Pemasukan dan pengeluaran tidak tercatat dengan baik sehingga tidak mengetahui cash flow keuangan. 

Meski begitu, mesin kasir ini memang hanya menjadi tambahan. Yang diperlukan adalah kemampuan mengatur keuangan. 

10. Peralatan Mencuci dan Menjemur (Sikat, Hanger, Jepit Baju)

Ada kalanya pakaian memiliki noda yang sulit dihilangkan dengan deterjen, sehingga memerlukan sikat pakaian. 

Walaupun pakaian bisa langsung dikeringkan, namun tidak ada salahnya mempersiapkan hanger dan jepitan baju. 

11. Mesin Pengemas Plastik 

Setelah dicuci dan disetrika, pakaian harus dikemas dengan baik dalam plastik sehingga wangi bisa tahan lama.

Jika kamu belum bisa membeli mesin pengemas plastik, sediakan plastik dalam berbagai ukuran untuk mengemas pakaian. 

Peralatan ini hanya menjadi tambahan dan diperlukan saat bisnis laundry kamu berkembang pesat. 

12. Spanduk dan Daftar Harga 

Spanduk mengenai nama laundry dan promo yang ditawarkan harus ada untuk menarik perhatian konsumen.

Jangan lupa untuk memiliki daftar harga untuk mencuci dan setrika, atau mungkin layanan setrika saja. 

Ada sejumlah konsumen yang hanya ingin mencuci sprei, selimut, atau pakaian berukuran besar. 

Usahakan semuanya lengkap, sehingga konsumen mengetahui harga layanan dengan harga yang pasti.

13. Laptop 

Manfaatkan laptop untuk menghitung pemasukan dan pengeluaran usaha, mencatat pelanggan, dan lainnya. 

Bisa saja kamu mempelajari aplikasi akuntansi agar cash flow usaha laundry bisa terhitung secara tepat. 

peralatan usaha laundry kiloan

Yang Tidak Boleh Diremehkan Saat Membuka Usaha Laundry Kiloan 

Saat memulai usaha, ada sejumlah hal yang perlu dikalkulasikan secara matang agar bisnis berjalan lancar. 

Selain peralatan usaha laundry kiloan yang harus dimiliki, kamu juga harus memikirkan beberapa hal ini. 

1. Tempat Usaha 

Kamu ingin memulai usaha di mana? Menyewa kios atau ruko? Keduanya tentu menguras biaya besar. 

Atau kamu bisa memanfaatkan carport, garasi, atau salah satu ruangan di rumah yang tidak terpakai. 

Jika hal ini dilakukan, kamu bisa menghemat pengeluaran untuk menyewa tempat dan mengalihkan untuk pos pengeluaran yang lain. 

2. Sumber Daya Manusia 

Kalau kamu memilih membeli franchise laundry, tentu kamu tidak perlu pusing mengenai pelatihan pegawai. 

Namun, jika kamu memulainya secara mandiri, kamu perlu belajar untuk mencuci, menyetrika, dan lainnya. 

Belum tentu kamu bisa mendapatkan pegawai yang bisa dipercaya untuk mengerjakan semuanya dalam waktu singkat. 

3. Pengaturan Keuangan 

Banyak orang yang memiliki bisnis berantakan lantaran pengaturan keuangan yang kacau balau. 

Sebenarnya, kamu hanya perlu memulai satu hal, bedakan uang untuk usaha laundry dan keperluan sehari-hari. 

Jangan sekali-kali mencampurkan adukkan keduanya agar kamu tahu berapa pemasukan laundry setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, dan seterusnya.

Baca juga: Tips Bersih Rumah: 5 Cara Membersihkan Mesin Cuci

Bagikan:
1717 kali