cara menghemat token listrik Ilustrasi Orang Menggunakan Microwave. Ada Sejumlah Cara Menghemat Token Listrik. Salah Satunya Menggunakan Perangkat Elektronik yang Hemat Listrik (Foto: Rumah123.com/Freepik.com)

Pemakaian listrik prabayar kamu selalu tinggi? Tidak usah khawatir, ada cara menghemat token listrik yang bisa dilakukan. Yuk, dicoba di rumah. 

Tagihan listrik menjadi salah satu pengeluaran rumah yang cukup besar setiap bulannya. Kamu pasti mengalaminya. 

Ada orang yang beralih dari listrik pascabayar ke listrik prabayar lantaran dianggap lebih hemat dan murah. 

Namun, saat memakai listrik prabayar, ternyata biaya untuk membeli token atau pulsa listrik masih besar. 

Nah, berarti ada yang salah di sini. Pemakaian listrik kamu memang tinggi dan tidak terkendali setiap bulannya. 

Untuk itu, kamu harus mulai melakukan langkah penghematan bagaimana bisa menekan biaya token listrik. 

Situs properti Rumah123.com memaparkan cara menghemat token listrik. Rumah123.com merupakan bagian dari 99 Group Singapura. 

1. Mengatur Pemakaian Peralatan Elektronik yang Mengkonsumsi Listrik Cukup Tinggi 

Microwave, rice cooker, mesin pompa air, setrika, hingga hair dryer menggunakan daya listrik cukup tinggi. 

Belum lagi kalau kamu memiliki pemanggang roti, coffee maker, dan lainnya yang mengkonsumsi listrik dalam jumlah banyak. 

Sederetan peralatan elektronik ini menghasilkan panas sehingga menghabiskan listrik yang banyak. 

Kamu tidak perlu memakai microwave. Untuk mesin air, setrika, dan rice cooker memang harus digunakan setiap hari. Kamu harus makan, mandi, mencuci, dan setrika tiap hari kan?

2. Membatasi Pemakaian Dispenser

Pemakaian dispenser memang tinggi lantaran kamu harus membuat kopi, teh, atau susu setiap harinya. 

Biasakan untuk mematikan dispenser setelah dipakai agar menghemat pemakaian listrik sehari-hari. 

3. Mengatur Pemakaian AC 

Sepertinya orang sudah terbiasa tidur dengan pendingin udara, namun kamu bisa melakukan pengaturan. 

Biasakan untuk menyalakan pendingin udara saat menjelang tidur dan kemudian langsung mematikan setelah bangun. 

4. Mematikan Peralatan Listrik yang Tidak Dipakai 

Saat kamu tidak memakai peralatan listrik, kamu sebaiknya mencabut sambungan listrik dari stop kontak. 

Biasakan kalau seluruh anggota keluarga lainnya untuk melakukan hal yang sama setiap harinya. 

5. Memiliki Peralatan Elektronik yang Hemat Listrik 

Sejumlah peralatan listrik sudah didesain untuk hemat dalam konsumsi listrik seperti televisi, lemari es, mesin cuci, dan lainnya. 

Saat kamu membeli peralatan listrik, carilah yang mengkonsumsi daya listrik rendah meski sedikit lebih mahal. 

6. Menggunakan Lampu LED 

Lampu LED memiliki keunggulan berupa lebih hemat energi, lebih terang, tidak panas, tahan lama, dan menghasilkan warna natural. 

Gantilah semua lampu di rumah dengan lampu LED. Biasanya satu rumah bisa memiliki lebih dari 10 lampu. 

7. Mematikan Lampu 

Jangan biarkan lampu menyala di siang hari untuk menghemat pemakaian listrik. Matikan lampu segera. 

Saat malam hari, kamu bisa mematikan sejumlah lampu di ruang tamu, dapur, ruang keluarga, dan kamar mandi. 

Kamu hanya perlu menyalakan lampu beranda, halaman, atau carport sehingga kamu bisa melihat orang yang berada di luar rumah. 

8. Efisien dalam Pengisian Baterai Smartphone 

Carilah smartphone dengan baterai yang tahan lama dan juga pengisian baterai yang cepat penuh. 

Setelah baterai smartphone penuh, kamu harus segera mencabut kabel sambungan pengisi daya listrik. 

9. Memasak Nasi Menggunakan Air Panas 

Kamu bisa menggunakan air panas saat memasak nasi di rice cooker untuk menghemat pemakaian listrik. 

Air panas bisa membantu mempercepat proses memasak nasi. Memasak nasi pun tidak memerlukan waktu lama. 

10. Menggunakan Kipas Angin 

Kipas angin relatif lebih hemat dalam konsumsi listrik jika dibandingkan dengan pendingin udara. 

Kamu bisa memasang satu atau dua kipas angin saat siang hari agar temperatur di dalam rumah tidak panas. 

Atau kamu menempatkan sejumlah tanaman hias indoor di dalam ruangan agar menjadi lebih sejuk. 

11. Mendesain Rumah dengan Ventilasi Bagus 

Kalau ventilasi rumah sangat bagus, kamu tidak memerlukan pendingin udara lagi untuk menyejukkan rumah. 

Angin akan berhembus dari luar ke dalam untuk menyejukkan rumah. Cahaya matahari juga bisa masuk leluasa. 

12. Menggunakan Laptop Ketimbang Desktop 

Laptop mengkonsumsi listrik lebih hemat jika dibandingkan dengan desktop. Apalagi laptop bisa menggunakan daya baterai. 

Kalau kamu bekerja dari rumah, penggunaan laptop bisa menghemat pemakaian listrik dalam sebulan.

Baca juga: Kenapa Sih Listrik Harus Dipadamkan Saat Terjadi Bencana Banjir?

Bagikan:
18373 kali