dekorasi ruang tamu Ilustrasi Koper Tua. Kamu Bisa Memanfaatkan Barang Antik Seperti Koper Tua Untuk Mempercantik Dekorasi Ruang Tamu (Foto: Rumah123.com/Unsplash.com)

 

Ada sederetan barang antik yang dapat dimanfaatkan untuk dekorasi ruang tamu. Kalau ada barang jadul atau vintage, jangan langsung dibuang ya. 

Saat kamu mendapatkan warisan barang jadul, vintage, kuno, antik, dan sejenisnya apa yang langsung terbayang. 

Misalnya kamu memperoleh barang lama seperti koper era 1950-an warisan dari kakek nenek kamu.

Ada yang langsung menganggapnya dia sedang mendapatkan barang-barang bekas yang tidak berguna. 

Kalau yang berpikir seperti ini akan langsung menghubungi tukang loak agar segera disingkirkan. 

Tidak sedikit juga yang berpikiran untuk segera melepasnya lantaran benda-benda ini sudah tidak jaman. 

Buat apa menyimpan koper jadul yang sudah tidak bisa dimanfaatkan lagi alias rumah akan penuh barang. 

Namun, tidak sedikit yang berpikiran kalau barang-barang antik ini dapat dimanfaatkan untuk dekorasi ruang tamu. 

Saatnya menampilkan sesuatu yang berbeda yaitu benda-benda vintage untuk mempercantik dekorasi ruang tamu. 

1. Radio 

Generasi masa kini tentunya tidak bisa membayangkan radio jadul yang berukuran besar dengan suara non stereo. 

Biasanya radio jadul masih mengeluarkan suara mono, namun hal itu tidak masalah selama kamu bisa memajangnya. 

Tampilan radio lama dari material besi dan kayu mempercantik ruang tamu sehingga tamu bisa terkesan. 

2. Televisi

Televisi lama era 1980-an hingga zaman selanjutnya masih berbentuk kotak dengan kaki dari kayu. 

Jangan bayangkan televisi kekinian yang berbentuk tipis, televisi jadul memang vintage dengan adanya penutup layar seperti pintu. 

Televisi lama ini bisa dimanfaatkan menjadi rak di ruang tamu untuk menaruh pajangan atau foto-foto. 

3. Koper 

Jika ada warisan koper lama yang sudah karatan, inilah salah satu harta karun yang lumayan berharga. 

Manfaatkan sebagai coffee table kalau berukuran besar atau side table jika berukuran sedang atau kecil. 

4. Pemutar Piringan Hitam 

Benda ini sudah tentu jadul abis lantaran biasanya masih dipakai pada era 1970-an atau masa kakek nenek. 

Bentuknya memang sepintas mirip dengan peralatan turntable yang dipakai oleh DJ (disc jockey). 

Lantaran cukup besar, kamu bisa menaruhnya di atas side table untuk mempercantik sudut ruang tamu. 

5. Jam Dinding 

Pernah melihat film horor? Jam dinding berukuran besar, bahkan bisa seukuran lemari kecil biasa ada dalam setting film. 

Saat jam berdentang dengan kencang, biasanya kamu akan merinding apalagi kalau sedang sendirian di rumah. 

Tapi, jangan salah lho, benda antik seperti ini sudah jarang dimiliki oleh orang, ya karena jam terlalu besar. 

6. Mesin Jahit 

Nenek kamu mungkin pernah bercerita kalau zaman dulu, orang biasa menjahit baju ketimbang membeli. 

Rumah orang zaman dulu biasanya memiliki mesin jahit berukuran besar setara dengan drawer atau lemari pakaian. 

Seperti halnya televisi lama, mesin jahit itu dapat difungsikan menjadi rak untuk memajang aksesoris di ruang tamu. 

7. Mesin Ketik 

Zaman dahulu, orang belum mengenal komputer atau laptop, untuk mengetik digunakan mesin tik. 

Benda vintage ini memang mirip dengan laptop, namun tentu saja tanpa layar untuk mengetik naskah. 

Mesin ketik ini dapat ditempatkan di sudut ruangan untuk mempercantik dekorasi ruang tamu rumah kamu. 

8. Kamera 

Pada era sebelum smartphone memiliki kamera, orang memotret menggunakan kamera yang berukuran sedang. 

Kamera vintage juga bisa menjadi benda yang dipajang di ruang tamu baik di lemari, rak, atau pun side table

9. Telepon 

Pernah melihat pesawat telepon lama yang masih diputar? Wah, ini mungkin era saat orang tua kamu masih berpacaran. 

Saat itu, pesawat telepon seperti ini masih lazim digunakan, tentunya berbeda dengan telepon kekinian.

10. Buku

Kakek nenek kamu mungkin masih menyimpan buku-buku lama era kemerdekaan Indonesia yang berukuran tebal. 

Coba tempatkan satu dua buku klasik itu di ruang tamu sehingga membuat dekorasi ruang tamu menjadi berbeda.

Baca juga: 5 Tips Memanfaatkan Kain Etnik Sebagai Dekorasi Dinding

Bagikan:
1995 kali