Kamu kesulitan tidur jika tidak menggunakan kipas angin? Hati-hati, ternyata kamu sadari ada beberapa bahaya kipas angin untuk kesehatan.

kipas angin

Di siang hari yang panas memang paling enak duduk santai sambil mendinginkan diri di dalam ruangan memakai AC. 

Tapi daya listrik yang besar dari alat satu ini bikin banyak orang lebih memilih menggunakan kipas angin. 

Cukup sekali tekan, angin sepoi-sepoi langsung berhembus dengan kencang tanpa perlu memikirkan tagihan PLN di akhir bulan nanti. 

Apalagi kalau dibawa sambil tidur untuk kamu yang kesulitan terlelap kalau tidak memakai kipas angin. 

Namun ternyata ada bahaya kipas angin yang mengintai dan bisa mengancam kesehatan dalam penggunaan jangka panjang. 

Jangan sampai lengah, simak penjelasan berikut ini dulu! 

Bahaya Kipas Angin untuk Kesehatan 

Tidak bisa dipungkiri kalau memakai alat ini untuk menyejukan ruangan punya sensasi tersendiri yang berbeda dibanding ketika kamu memakai AC. 

Hanya saja kamu perlu tahu berbagai bahaya kipas angin seperti yang kami bahas di bawah. 

1. Hipotermia 

Pernahkah kamu mendengar istilah orang yang mengalami kenaikan suhu tubuh sangat drastis karena berada di daerah terik seperti di gurun pasir? 

Kalau kamu menjawab hipertermia, maka jawabannya adalah betul, tapi yang jarang diketahui orang banyak adalah kondisi kebalikannya yaitu hipotermia. 

Di saat kamu menggunakan kipas angin untuk tidur di malam hari, sirkulasi udara yang dihasilkan bisa membuat suhu jadi rendah hingga bisa berpotensi untuk memicu hipotermia. 

2. Dehidrasi 

Menurut seorang ahli syaraf dari Rumah Sakit Premier, Dr. Wendra Ali, kondisi dehidrasi tubuh mudah terjadi ketika seseorang berada di ruangan dengan suhu dingin. 

Udara dingin akan menurunkan tingkat kelembaban yang akhirnya bisa membuat tubuh jadi lebih dehidrasi. 

Makanya tak heran kalau kamu jadi lebih sering merasa haus walau sudah minum air cukup. 

3. Dapat memicu asma

Para penderita penyakit pernapasan seperti asma wajib berhati-hati ketika hendak menyalakan kipas elektrik. 

Cara kerja alat yang akan melepaskan udara dari dalam ruangan bisa beresiko memicu asma untuk kambuh.  

Partikel kecil seperti bulu, dabu, hingga asap rokok bisa terakumulasi dan malah menyebar lebih cepat di udara akibat angin yang dikeluarkan dari kipas.  

4. Kulit kering 

Masih terkait dengan poin kedua tadi, tubuh yang mengalami dehidrasi akibat menurunnya suhu bisa membuat kulit kamu jadi lebih kering. 

Alhasil bukannya malah lelap tertidur, kamu malah terbangun karena kulit yang serasa tertarik karena udara kering. 

5. Kram otot

Badan pegal linu setelah seharian bekerja? 

Peluh keringat yang menetes janganlah dijadikan alasan untuk langsung menyalakan kipas listrik yang bisa membuat otot mengalami kram. 

Terlebih jika kamu langsung mengarahkan hembusan angin ke area wajah atau leher. 

Bukan rileks dan sejuk yang didapat, kamu malah harus melakukan peregangan otot yang mengalami kram ringan. 

6. Berpotensi menyebabkan sinusitis

Gangguan pernapasan lain yang bisa ditimbulkan adalah peradangan pada saluran penghubung dalam hidung atau biasa dikenal dengan istilah sinusitis. 

Resiko peradangan hidung dapat meningkat akibat berkurangnya kelembaban udara yang membuat selaput lendir jadi mengering. 

7. Bikin alergi 

Bukan hanya para penderita penyakit pernapasan saja yang harus hati-hati dengan bahaya kipas angin, orang sehat pun juga memiliki resiko yang sama. 

Hembusan angin yang kencang dalam waktu lama bisa menerbangkan partikel pemicu iritasi dan alergi seperti debu, tungau, bulu, hingga serbuk tanaman sampai akhirnya masuk ke saluran pernapasan atau menempel di permukaan kulit. 

8. Sesak napas 

Ketika kamu menyalakan kipas listrik selama tidur, ada kemungkinan pernapasan mengalami gangguan karena tersumbat partikel kecil yang terbang di udara. 

Bahaya sesak napas tak boleh disepelekan karena dapat mengganggu waktu tidur hingga ke tingkat parah bisa sampai memicu asma. 

9. Sindrom Bell’s Palsy 

Kelumpuhan otot wajah atau dikenal dengan istilah sindrom Bell’s Palsy juga harus diwaspadai bagi yang suka mengarahkan sirkulasi angin langsung ke wajah. 

Memang benar kalau penyebabnya bukan langsung berkaitan dengan bahaya kipas angin, namun kamu tetap berhati-hati agar terhindar dari sindrom Bell’s Palsy yang bisa menjadi semakin parah. 

10. Bahaya kipas angin bisa bikin korsleting

Kasus rumah yang terbakar karena arus pendek sudah sering kita dengar, seringnya terjadi gara-gara muatan listrik yang berlebihan. 

Pastikan untuk mengatur timer supaya tidak membuat motor kipas mudah gosong dan bisa beresiko untuk korslet. 

Dapatkan informasi menarik lainnya di artikel.rumah123.com!

Bagikan:
3936 kali